BEM FK UNSRI

official tumblr account Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya, Palembang, Indonesia

Metode Sidang Proposal Global

1.      Pimpinan Sidang terdiri dari 2 orang dan juga ada 1 orang sebagai Notulen. Setiap Ormawa juga diwajibkan memiliki Notulen dalam Sidang ini.

2.      Tiap Ormawa FK Unsri memaparkan Proposal Global masing-masing dan waktu disepakati bersama

·        Proker BEM sebaiknya dipaparkan oleh masing-masing Kadept, sedangkan BO wajib oleh ketuanya masing-masing, namun Kadiv tetap diwajibkan datang

3.      Setelah semua pemaparan, Perwakilan DPM-FK (sekitar 2-3 orang) memberikan pandangan secara umum atas Proposal Global yang disampaikan setiap Ormawa, setelah itu setiap Ormawa (dimulai dari yang paling pertama presentasi sampai yang paling akhir) diberikan hak menyampaikan Pandangan juga tentang pemaparan Ormawa yang lainnya; waktu ditentukan Pimpinan Sidang.

4.      Setelah Pandangan Umum, Pembahasan dimulai dari DPM-FK dengan pilihan mekanisme:

·        Membahas kegiatan Ormawa per bulan;

·        Membahas dari kegiatan yang diprioritaskan dahulu dan mengeliminasi program yang dianggap tidak perlu/tidak jelas;

·        Menyampaikan Opsi kepada tiap Ormawa untuk berdiskusi (dengan sistem Lobby) tentang program yang tujuannya sama atau waktu yang bertabrakan, dsb.;

·        Mekanisme lainnya…..

5.      Perwakilan dari DPM-FK menyampaikan hasil pembahasan keseluruhan ataupun boleh satu per satu (apapun hasil pembahasan, Pimpinan Sidang wajib mengetuk palu untuk mengesahkan keputusan sementara; namum sebelumnya ditawarkan kembali kepada jajaran DPM-FK apakah ingin diubah atau tidak, jika tidak maka langsung ketuk 1 kali)

6.      Sebelum pengesahan Proposal Global (Diterima/Ditolak), Pimpinan Sidang menawarkan kepada DPM-FK untuk menyampaikan rekomendasi untuk seluruh Ormawa FK Unsri. Setelah penyampaian Rekomendasi, maka Pimpinan Sidang mengesahkan hasil Sidang Proposal Global.